MENERIMA IKLAN/SPONSOR

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Wednesday, December 6, 2017

Kristen Palestina tetap rayakan Natal

Sukacita besar dirasakan oleh umat Kristen Palestina saat mereka semua berkumpul bersama di halaman Gereja Nativity Betlehem pada hari Sabtu (3/12) kemarin untuk memeriahkan acara tradisional tahunan penyalaan pohon Natal raksasa. Mereka bertepuk tangan dan bersorak saat pohon Natal itu menyala diterangi lampu warna-warni.
Ditempat itulah, mereka menunggu kedatangan Penjaga Tanah Suci di Betlehem untuk penyalaan pohon natal yang menandai menandai dimulainya masa Advent, dimana jutaan orang Kristen di seluruh dunia tengah mempersiapkan hari Natal. Ratusan orang terus memenuhi Manger Square di luar Gereja Nativity yang dipercaya sebagai tempat kelahiran Yesus Kristus, sementara marching band, dimainkan selama perayaan.
Umat Kristen Palestina berasal dari berbagai denominasi dan aliran, baik itu dari Ortodoks Oriental, Ortodoks Timur, Katolik (Timur dan Barat), Protestan, Anglikan, dan lainnya. Disana, umat Kristen dipanggil Nasrani (turunan dari kata Arab untuk Nazareth, Al-Nasira) atau Masihi (turunan dari kata Arab Masih, yang berarti "Mesias"). Dalam bahasa Ibrani, mereka disebut Notzri (juga dieja Notsri), yang berarti "Nazaret".
Sejak tahun 1967 , penduduk Kristen Palestina telah meningkat meskipun terus beremigrasi. Pada tahun 2013, Kristen Palestina berjumlah kurang dari 4% seluruh orang-orang Arab yang hidup dalam batas-batas Mandat Lama Palestina. Kristen Palestina di Tepi Barat sekitar 2% dari total populasi penduduk dan kurang dari 1% di wilayah Jalur Gaza. Hingga saat ini, menurut CIA World Factbook yang dirilis wikipedia, pada tahun 2013, terdapat 378.000 ribu orang Kristen Palestina disana. Ditengah sengketa Israel – Palestina, dan gesekan perbedaan keyakinan, kehidupan mereka tetap berlangsung damai dengan penduduk berkeyakinan lain.
Sebelumnya di halaman Gereja Al-Mahdi Betlehem tampak kerumunan ribuan orang yang hadir dalam acara penyalaanlampu pohon Natal pada Sabtu, 2 Desember 2017 lalu. Diantara lautan manusia ituhadir pula Perdana Menteri Palestina Rami al-Hamdallah serta Walikota Betlehem Antoine Salman, menteri, tokoh politik, agama dan duta besar negara-negara sahabat.Acara penyalaanlampu pohon Natal itu menandai dimulainya perayaan Natal tahun ini di Betlehem. Perdana Menteri Hamdallah pun diberikan kesempatan untuk menyampaikansambutannya. Di sana dia mengingatkan bahwa keamanan Yerusalem menentukan perdamaian dunia.
“Bangsa-bangsadan negara-negara di dunia harus menyadari konsekuensi mengerikan yang akan terjadisjika Yerusalem terancam. Hak Palestina untuk menentukan nasibnya sendiri, denganYerusalem sebagai ibu kota negara dan didasarkan oleh realisasi hak-hak atas keadilan, yang terpenting adalah hak untuk menentukan nasib kita sendiri,” ucapnya.
Dia menambahkanbahwa dengan kebersamaan yang digelar di malam penyalaan lilin ini, diaberharap negara-negara lain menyadari bahwa Palestina juga masih menjunjung tinggirasa persaudaraan dan perdamaian sebagaimana sudah dilakukan Yesus. Dia punmeminta supaya dunia bersatu untuk mewujudkan persatuan dan mengakhiri ketidakadilan.

“Setiap tahun, kita berkumpul bersama dalam sukacita dan kebahagiaan untuk menyalakan PohonNatal di Betlehem, menandai dimulainya persiapan perayaan besar di Ramallah, Nazaret,Gaza dan Nablus dan di setiap tempat yang dipenuhi semangat kelahiran. Sungguhsuatu kehormatan besar bisa bersama-sama dengan kalian. Dalam acara yang diberkatiini, dan untuk menyampaikan kepada kalian semua salam dari Presiden Mahmoud Abbasyang terhormat dan harapannya bagi semua orang Kristen dan Muslim, untuk tahun batu yang penuh perdamaian, harmoni dan kesatuan,” jelasnya.Wali Kota BetlehemAnton Salman mengatakan bahwa Natal di kota itu memang masih dikepung dengan pemukimandi segala penjuru. Karena itulah perdamaian pasti masih tetap belum bisa terwujud di tanah suci itu.
“Selama Betlehemtetap berada di bawah pendudukan Israel dan dikepung oleh tembok, permukiman danpengamanan ketat, perdamaian tidak akan pernah terjadi di tanah suci,” ucap Salman.
Untuk diketahui,Betlehem adalah kota kelahiran Yesus yang saat ini menjadi tempat tujuan ziarahorang-orang Kristen di seluruh dunia. Tempat kelahiran Yesus bahkan dibangunmenjadi sebuah gereja yang dinamakan Gereja Kelahiran Yesus (Church of Nativity).Di gereja ini pula orang Kristen kerap merayakan Natal setiap tahunnya. Kota initerletak sekitar 10 kilometer dari Yerusalem. Dalam sejarahnya, Betlehem pernahdijajah oleh Inggris, lalu dianeksasi oleh negaar Yordania dan diduduki oleh Israeldan sekarang dikuasai di bawah otoritas Palestina.

Toraja siapkan Pohon Natal tertinggi menyambut Presiden Joko Widodo

Sebagai tuan rumah event tahunan Lovely December, pemerintah kabupaten (Pemkab) Toraja Utara pun mulai berbenah menghias kotanya. Pohon Natal raksasa setinggi 45 meter pun sedang dikerjakan sebagai ikon Natal yang akan dipamerkan di ajang itu.
Pohon Natal yang dibuat dari bambu ini dipajang di Lapangan Bakti Rantepao, dan dikerjakan oleh Pemkab Toraja Utara bekerjasama dengan Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).
Ide pembuatan pohon Natal raksasa ini pun berasal dari Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo. Dia berharap pohon Natal ini bisa masuk dalam catatan rekorGuinness World Record atau setidaknya masuk dalam Museum Rekor Indonesia (MURI) sebagai pohon Natal tertinggi berbahan dasar bambu. Karena memang belum ditemukan pohon Natal berbahan dasar bamboo setinggi lebih dari 40 meter.Bupati Toraja Utara, Kalatiku Paembonan meyakini pohon Natal ini bisa memecahkan rekor sebagai pohon Natal tertinggi sebagaimana sudah diraih oleh pohon Natal yang ada di Rio de Janeiro, Brasil yang memiliki tinggi 278 kaki/85 meter.
Sepanjang pembuatannya, pemkab Toraja Utara mendukung penuh dengan menyediakan bambu sebagai bahan dasarnya. Bisa dilihat, ribuan batang bambu pun sudah didirikan membentuk pohon Natal raksasa.
Pohon Natal ini juga nantinya akan jadi ikon dalam event Lovely December Toraja yang sudah pasti dihadiri oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).Pohon Natal memang adalah salah satu ornamen yang kerap dipasang setiap kali momen Natal tiba. Tapi bukan berarti pohon Natal bisa dimanfaatkan jadi alat untuk lomba ya. Karena shal terpenting yang perlu kita persiapkan di Natal ini bukan dekorasi atau ornamen Natal yang terbaik, tapi yang terpenting adalah kesiapan hati kita untuk merenungkan kembali makna Natal yang sesungguhnya.

Trump Umumkan Pengakuan Yerusalem Ibu Kota Israel Hari Ini


Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai ibu kota Israel hari ini, Rabu (6/12) waktu setempat atau Kamis dini hari waktu Indonesia.

Seorang pejabat AS mengatakan Trump akan mengumumkan pemindahan Kedutaan Besar AS dari Tel Aviv ke Yerusalem, sebagai langkah pengakuan kota suci tiga agama itu sebagai Ibu Kota Israel, pada Rabu (6/11) di Gedung Putih sekitar pukul 13.00 waktu Washington DC.

"Dia akan mengumumkan bahwa pemerintah AS mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel. Trump memandang ini sebagai pengakuan atas realitas, baik secara sejarah atau modern," kata sumber tersebut kepada AFPLangkah pemindahan kedubes seperti ini tidak pernah diambil oleh pemerintahan sebelumnya, meskipun Washington merupakan sekutu terdekat Israel. 

Seiring dengan pengumuman ini, Trump juga memerintahkan untuk mulai memindahkan kedutaan besar AS untuk Israel di Tel Aviv ke Yerusalem. Hal ini dilakukan sebagai simbol diplomatik resmi bahwa Washington mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Meski begitu, untuk beberapa waktu ke depan, Trump dikabarkan tetap akan menandatangani surat penangguhan undang-undang relokasi kedutaan AS ke Yerusalem karena pemindahan membutuhkan waktu hingga bertahun-tahun.

UU tersebut telah disahkan Kongres sejak 1995 lalu, tapi selama ini setiap presiden AS selalu mengeluarkan perintah penangguhan pemindahan kedubes tersebut demi menghindari memburuknya konflik di Timur Tengah.

"Butuh waktu untuk mencari tempat, menilik masalah keamanan, dan membangun serta menata fasilitas baru untuk kedubes," ucap sumber itu.

Kabar mengenai keputusan pemindahan kedubes AS ini telah memicu sejumlah kekhawatiran di berbagai belahan dunia. Sejumlah negara, termasuk Indonesia melihat langkah yang kemungkinan diambil pemerintahan Trump itu bisa merusak proses perdamaian antara Israel dan Palestina yang telah berlangsung lama.
Sejumlah sekutu utama AS seperti Perancis, Arab Saudi, dan Turki juga telah memperingatkan dan mengungkapkan keprihatinan terkait rencana Trump tersebut.

Melalui sambungan telepon dengan Trump, Presiden Perancis Emmanuel Macron mengatakan perubahan status Yerusalem sebelum perdamaian tercapai akan memiliki dampak terkait proses perdamaian itu sendiri serta meningkatkan ketegangan di kawasan.

Dia juga mengingatkan kembali posisi komunitas internasional yang selama ini menganggap bahwa sengketa status Yerusalem harus diselesaikan melalui perundingan damai Israel dan Palestina.

"Terutama yang berkaitan dengan solusi pembentukan dua negara, Israel dan Palestina, yang hidup berdampingan dalam kedamaian dan keamanan dengan Yerusalem sebagai ibu kota mereka," bunyi pernyataan Macron melalui Kementerian Luar Negeri Perancis seperti dikutip CNN.

Monday, December 4, 2017

NATAL NASIONAL DI KALBAR, LIBATKAN SEMUA UMAT BERAGAMA


Natal oikumene tahun 2017 segera di selenggarakan pada tanggal 28 Desember 2017. Dan yang menjadi tuan rumah Natal ini adalah Kalimantan Barat.
Pemimpin rapat persiapan Natal Oikumene, Menteri ESDM Ignasius Jonan menjelaskan bahwa presiden Republik Indonesia yaitu Joko Widodo sendiri yang menunjuk Kalimantan Barat sebagai tempat merayakan Natal tersebut.
Nggak hanya itu Jonan juga menghimbau dalam rapat supaya Natal ini dipersiapkan sebagik mungkin, pasalnya presiden Joko Widodo sudah dijadwalkan akan menghadiri pesta kelahiran Yesus tersebut di Pontianak.“Hari ini, kita menggelar rapat persiapan Natal Oikumene Nasional yang akan dilaksanakan di Kalbar pada Desember mendatang. Presiden Jokowi akan menghadiri kegiatan ini, makanya kegiatan ini akan kita persiapkan sebaik mungkin," kata Jonan, dikutip dari tirto.id (Senin 27/11/17)”
Nggak hanya itu, pesta Natal kali ini kelihatannya akan berbeda. Pasalnya Jonan dan tim mengangkat tema kebhinekaan yang bertujuan untuk merekatkan semua suku di Indonesia. Demi tema ini, Jonan dan tim Natal Oikumene akan melibatkan seluruh agama yang ada di Pontianak.
"Untuk tema Natal Oikumene tahun 2017 ini, kita mengangkat tema kebhinekaan, untuk merekatkan semua suku yang ada di Indonesia. Nantinya pada kegiatan ini, tidak hanya melibatkan masyarakat Nasrani saja, tetapi seluruh agama yang ada, sesuai dengan tema kita.”
Natal Oikumene ini tentu akan dipersiapkan sebaik mungkin. Drs.Cornelius,M.H  yang adalah Gubernur Kalimantan Barat sekaligus ketua pelaksana Natal Oikumene ini mengatakan bahwa Natal ini akan menjadi Natal yang istimewa bagi Kalbar, karena masyarakat bisa bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.
"Karena Natal ini menjadi yang terakhir bagi saya sebagai Gubernur Kalbar, tentu kita akan memberikan yang terbaik. Dalam pelaksanaannya nanti, selain untuk memeriahkan Natal, masyarakat juga tentu bisa bertemu langsung dengan Presiden, sehingga Natal tahun ini akan menjadi istimewa bagi Kalbar,” kata Cornelius.
Semoga natal ini menjadi berkat bagi Presiden Jokowi dan Pontianak, juga Indonesia. 

Mengapa orang bersedia memberi tip? Apakah ada untungnya?

Konsep memberikan tip lahir di Inggris, dan kemudian menyebar ke berbagai penjuru dunia. Namun, ada beberapa pertanyaan menarik. Mengapa ada orang yang rela memberikan tip alias persenan lebih besar dibandingkan orang lain? Mengapa pula ada negara yang tidak menerapkan konsep itu?
Asal muasal memberikan tip disebut bermula dari Inggris pada abad ke-16. Memberikan uang lebih ini awalnya dilakukan oleh sejumlah tamu penginapan kepada si empunya penginapan.Konsep itu pun kini menjadi pertanyaan sejumlah ahli ekonomi: mengapa kita mau membayar ekstra, padahal tidak diwajibkan melakukannya? Apalagi memberikan tip pada dasarnya 'merugikan' kita.
Mereka yang kerap berkeliling dunia pasti tahu bahwa praktik tip, terkait kapan, berapa banyak dan kepada siapa tip diberikan, berbeda-beda, tergantung lokasi. Di Amerika Serikat, tip kepada pelayan restoran diberikan sebesar 15-25%, sementara di Brazil 10% dan Swedia, 5-10%.Sementara di negara lainnya seperti Jepang, amatlah janggal meninggalkan uang berlebih. Tip bahkan dinilai tabu. Orang Jepang bahkan kerap bertanya-tanya mengapa orang meninggalkan uangnya.
"Riset menunjukkan bahwa semakin ekstrover karakter penduduk suatu negara, maka semakin besar tip yang akan diberikan," tutur Michael Lynn, seorang profesor di bidang manajemen makanan dan minuman Universitas Cornell.
Namun, dia menegaskan itu bukan satu-satunya penyebab penduduk suatu negara memberikan tip lebih besar dibanding warga negara lain. Norma sosial, tingkat penghasilan dan ketentuan apakah memberikan tip adalah keharusan atau tidak, juga berperan besar.Selain itu, peneliti juga memiliki bukti bahwa budaya memberikan tip bisa 'menular'. Pada 2016, sebuah studi memperlihatkan bahwa berkunjung ke Amerika Serikat adalah salah satu alasannya. Seorang profesor dari Universitas Pennsylvania, Edward Mansfield menyebut mahasiswa asing atau turis yang sudah berkunjung ke Amerika, kerap menerapkan kebiasaan tersebut di negaranya sendiri.
"Negara-negara yang warganya banyak berkunjung ke Amerika, tingkat tip yang diberikannya juga besar," kata Mansfield.
Di sisi lain, Lynn mengungkapkan setiap orang punya alasannya masing-masing untuk memberikan tip. Ada yang ingin mendorong agar layanan pada kunjungan berikutnya menjadi lebih baik, ada juga yang memberikan tip untuk mendapatkan pengakuan sosial.
Motivasi seseorang dalam memberikan tip juga bisa dilihat dari tempat apa saja yang kerap diberikan tip. Orang yang haus pengakuan sosial biasanya memberikan tip kepada profesi yang jarang diberikan tip, misalnya montir mobil atau dokter hewan.
Orang yang tulus memberikan tip, biasanya memberikan uang ekstra di tempat orang biasanya memberi tip. Sementara, orang yang memberikan tip sekadar untuk memenuhi kewajiban, cenderung mengeluarkan uang berlebih bagi profesi yang memang harus diberikan tip, misalnya parkir valet.Restoran biasanya menulis di nota pembayaran, bahwa pelanggan harus membayar tip sebesar 20%. Menyarankan pemberian tip besar, bisa saja merugikan atau menguntungkan restoran.
"Semakin besar tip yang direkomendasikan restoran, akan semakin sedikit orang yang mau meninggalkan tip," kata Lynn. "Kebanyakan orang akan hanya berpikir, 'Ya udah lah, kebanyakan, lupakan saja.'
Namun, mereka yang memang biasanya mau memberikan tip, akan tetap mengeluarkan uangnya, jadi secara umum, pihak restoran tetap akan untung."
Dengan banyaknya alasan seseorang memberikan tip, apakah memberikan uang ekstra itu adalah praktik yang baik? Adakah untungnya? Dan apakah adil?
Ini tergantung dari sudut pandang siapa kita melihat, kata Lynn. Pemerintah kemungkinan akan mendukung orang-orang yang menentang tip, karena banyak uang tip yang diterima tidak dilaporkan dan tidak dikenakan pajak.Sementara, kebanyakan pekerja dari industri jasa, pasti mendukung budaya tip. "Misalnya saja, seorang pelayan restoran di Kota New York bisa punya penghasilan $30 (Rp400.000) per jam. Sementara, koki restoran cuma dapat penghasilan separuhnya.
Dari sudut pandang pemilik restoran, tip juga membuat mereka bisa membayar pegawai dengan lebih murah, sehingga harga menu makanan pun bisa ditekan. Meskipun begitu, sebenarnya pemilik restoran biasanya tidak diperkenankan untuk mengumpulkan tip dan membaginya rata kepada pegawai lainnya.
Sisi menarik lagi dari tip adalah kebijakan ini ternyata mempengaruhi kepuasan konsumen. Dalam sebuah artikel yang ditulis Lynn dan Zachary Brewster memperlihatkan bahwa restoran akan diberikan rating kurang baik oleh konsumen jika menerapkan kebijakan 'tidak menerima tip'. Dan jika kebijakan tip diganti dengan 'biaya-tambahan wajib', ulasan terhadap restoran itu akan lebih buruk lagi.
"Pelanggan cenderung menilai, dengan adanya tip maka pelayanan yang diberikan akan lebih baik," tutur Lynn. "Tip juga mengurangi harga menu restoran, karena biaya pelayanan tidak dimasukkan ke harga menu. Sehingga jika tip dihapus dan dimasukkan langsung ke menu, kesannya restoran itu jadi mahal."
Namun, ada pengecualian. Restoran kelas atas yang memasukkan biaya layanan ke harga menu, ternyata tidak mendapatkan ulasan buruk dari pelanggan.
"Restoran mahal kelas atas punya cara lain untuk memperlihatkan bahwa layanan mereka memang sudah baik. Orang akan menilai karena harganya mahal sekali, maka pelayanannya pasti juga sangat bagus. Selain itu, suasana di dalam restoran juga seakan memberi tahu bahwa ini tempat mewah, layanannya pasti jugajempolan," cerita Lynn.Meskipun bisa disebut berisiko bagi restoran biasa jika mereka menerapkan kebijakan 'tidak menerima tip', tetapi berbagai upaya tetap dicoba. Salah satunya oleh restoran di Museum of Modern Art, New York.
Pimpinan grup museum itu, Erin Moran, menyatakan mereka menghapus kebijakan tip supaya bisa menaikkan gaji pegawai dapur dan kasir.
"Dalam budaya tip, pelanggan hanya menilai dan memberikan apresiasi kepada pelayan, orang yang mereka temui langsung."
Moran mengakui menjalankan kebijakan baru ini akan mengundang banyak reaksi. Para pegawai disebutnya sempat protes. Namun, kini konsumen sudah mulai mau menerima perubahan. Dan dia yakin, tidak mengeluarkan uang ekstra untuk pelayanan, akan berdampak baik dalam jangka panjang.

Saturday, December 2, 2017

"TIME HONORED TRADITIONS", TEMA NATAL AMERIKA TAHUN INI



Gedung putih akhirnya resmi didekorasi untuk Natal 2017. Dan ini adalah untuk pertama kalinya Donal Trump merayakan Natal.
Tampaknya Melania Trump sudah menerima isyarat dari keinginan suaminya untuk membuat gagasan Natal tradisional di  Gedung Putih. Oleh karena itu, dia pun sudah mulai mendekornya dan mengumumkannya pada hari Senin (27/11/17) waktu Amerika.
Gedung putih tersebut disiram secerah keceriaan gaya Trump . Dalam kartu ucapan Natal resmi keluarga Trump, dituliskan : “Merry Chrisrmas and a Happy New Year.” Tentu hal ini berbeda dengan ucapan Natal resmi keluarga Obama yaitu “Season’s Greeting.”
Skema warna kartu Trump menggunakan gaya lama dengan warna merah, hijau dan emas dan diberi hastag resmi #WHChristmas.
Tampaknya Melania memilih setiap detail dekorasi dalam Gedung Putih ini. Hal ini terbukti dari hiasan natal pilihan Melania Trump yaitu lingkaran pinus dengan pita merah yang di tempatkan di jendela Gedung Putih . Nggak hanya itu, bukti lainnya terlihat dari ucapan teman Trump yaitu Paolo Zampolli mengenai Melania
“Dia sekarang menjadi ibu negara di rumah itu dan dia merawat rumah ini.”elain itu, tampak dari video, Melania mengajak anak-anak untuk membuat kerajinan serta mewarnai kartu liburan.
Meskipun nggak ada komentar resmi dari Melania dalam video tersebut, namun kamu bisa mendengar bagaimana dia mengobrol dengan anak-anak tentang rencana mereka untuk Natal, hewan peliharaan serta daftar keinginan mereka untuk Santa.
Visi utama Trump untuk liburan pertama keluarganya di Gedung Putih adalah “dekorasi Natal klasik.” Sehingga nggak heran jika tema natal di Gedung Putih tahun ini adalah “Time Honored Traditions” atau waktu menghargai tradisi
Persiapan ini terlihat sangat sempurna. Detail alami seperti daun magnolia, amarilis dan kerucut pinus, siap untuk menghiasi Gedung Putih ini. Bahkan lebih dari 150 relawan dari 29 negara bagian membantu mereka untuk hiasan .
Di Green Room, bingkai siluet presiden digantung dan karangan Bunga diletakkan diatas meja antik. Permen peppermint merah-putih mengisi stoples di Red Room, yang sudah dilengkapi dengan pohon cranberry tradisional.
Melania mengikuti sejumlah tradisi musiman yang ditetapkan oleh para pendahulu. Jadi sebelum acara Thanksgiving, Melania dan Barron Trump akan melangkah ke jalan utara Gedung Putih untuk menerima kayu Balsam 18,5 kaki dan kemudian akan ditempatkan di Blue Room.  Sungguh akan sangat menarik.
Dan acara lainnya, Melania turun dari kamar pribadinya menuju lantai utama saat ballerina selesai berdansa dengan iringan “The Nutcracker Suite” yang dimainkan oleh Marine Band. Dengan mengenakan gaun putih, dan stiletto emas yang berkilau, Melani akan berpose di depan pohon-pohon yang dipenuhi salju, es. Sungguh sebuah penghargaan untuk tema natal “Nutcracker” Gedung Putih tahun 1861.
Belum diketahui kapan tanggal resmi perayaan Natal di Gedung Putihtersebut, mari kita tunggu infonya ya dan semoga acaranya lancar sampai harinya.
Sumber : Washington.com

PESAN NATAL BILLY GRAHAM UNTUK GEREJA TUHAN


Penginjil kawakan Billy Graham kembali mneyampaikan sebuah pesan yang menohok semua orang Kristen di perayaan Natal tahun ini. Dia mengingatkan supaya orang Kristen tetap menjadikan Yesus Kristus sebagai pusat dari semua perayaan ini.
Graham juga mengingatkan supaya jangan mengubah Natal menjadi momen untuk menghambur-hamburkan uang. Itu sebabnya perlu dipastikan supaya jangan terjebak dalam belanja dan membeli hadiah yang tak terkontrol.Hal ini disampaikannya sebagai jawaban pertanyaan dari seorang wanita yang bertanya soal cara supaya dia tak terjebak dengan belanja berlebihan di bulan Natal yang dipublikasi di kolom media Cherokee Tribune & Ledger News pada Kamis, 23 November 2017 lalu. Graham menjawab dengan mengutip ayat dari Lukas 12: 34 yang berisi, “Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.”
Dia menegaskan, cara seseorang menggunakan uang mencerminkan apa yang dianggap penting bagi orang tersebut. Salah satu cara yang menurutnya bisa diterapkan untuk mengurangi belanja Natal adalah dengan memakai barang murah. Menurutnya, tindakan itu justru sangat bijaksana karena Alkitab pun mendorong setiap orang untuk bertindak bijaksana.
Selain itu dia juga menyarankan untuk membuat daftar belanja Natal. Dia meminta untuk membuat anggaran pengeluaran yang sudah direncanakan. Yang paling tidak disarankan adalah supaya jangan membeli hadiah yang sebenarnya tak sanggup untuk dibeli hanya demi memberi kesan kepada si penerima. Dia juga berpesan supaya orang Kristen tidak menghabiskan waktu untuk membuat beragam acara Natal yang begitu menguras tenaga dan waktu.
Graham menutup jawabannya dengan mengutip Yohanes 1: 4 yang katanya, “Dalam Dia ada hidup dan hidup itu adalah terang manusia.” Dimana dia menekankan bahwa pusat dari perayaan Natal adalah Yesus sendiri, bukan hadiah dan bukan gemerlapnya pohon Natal atau acara Natal.
Sumber : Christiandaily.com/Jawaban.com

MENDIDIK ANAK MENGELOLA KEUANGAN, SULITKAH?


Kapan waktu terbaik untuk mengajar anak-anak mengenai keuangan? Saat anak kamu masih usia dini pun, kamu sudah bisa mengajarkan mereka mengenai keuangan.
Misalnya saat pergi ke mall dan berjalan mengintari  kuliner makanan, anak-anak akan sering sekali berkata: “Ma, mau yang ini dan itu,” sambil menunjukkan barang keinginan mereka.
Dalam hal ini, sebagai orangtua kamu nggak perlu takut menolaknya. Karena nggak semua yang diinginkan harus digapai saat itu. Ajar mereka menunggu dan tidak manja.
Nah, untuk lebih jelas, saya akan tuliskan beberapa tips untuk mengajarkan anak-anak mengenai uang:
1.  Berani mengatakan tidak!
Seperti yang sudah saya katakan sebelumnya, kita harus berani menolak saat anak menginginkan apa yang mereka lihat.
Mereka ngga harus memiliki semua yang mereka lihat. Kita hidup dalam masyarakat yang ingin cepat puas. Ajari anak-anak bagaimana menunggu dan mendapatkan apa yang mereka inginkan dengan benar.
2.  Ajar anak kamu menunggu dengan cara menunda pembelian
Setelah dia mengatakan hal yang diinginkannya, jangan langsung membelinya. Buat anak kamu menunggu seminggu dan lihatlah apakah mereka masih menginginkan barang tersebut? Ini akan mengajarkan mereka untuk berpikir secara rasional mengenai barang apa yang penting untuk dibeli dan mengajarkan mereka untuk mempertimbangkan segala sesuatu sebelum membelinya.
3. Ajar anak-anak kamu untuk merenungkan dan mempertanyakan kembali pengeluaran mereka.Yap! Ini sangat baik supaya anak-anak kamu memiliki sikap yang nggak terlalu buru-buru serta segala sesuatu yang ingin dibelinya tepat pada yang dibutuhkan.
Tanya anakmu, apakah dia benar-benar membutuhkan dompet? Atau tiket konser? Atau apakah dia benar-benar butuh baju tersebut saat ini?
Ajak anak kamu untuk menimbang pro dan kontra jika membeli barang-barang yang dipikirkan tersebut, apakah akan sia-sia atau justru dapat digunakan dalam jangka panjang.
4. Sudahkah anak-anak kamu belajar disekolah mengenai aturan uang?
Yap, pendidikan adalah kuncinya. Ada ribuan buku yang bagus dan dapat dipelajari oleh anak kamu tentang apa yang harus dilakukan dengan uang. Alih-alih bermain dengan game, didiklah dia untuk membaca buku dan belajar mengenai uang. Kamu bisa membeli buku “ABC Making Money for Teens” ole Denis Cauvier & Alan Lysaght di toko buku, dna tentu masih banyak buku lainnya.
5.  Jadilah contoh untuk dapat dilihat oleh anak-anakmu.
Ya, sia-sialah apa yang diajarkan jika kamu nggak sesuai dengan hal tersebut. Jadilah contoh dan lakukan terlebih dahulu apa yang kamu sedang ajarkan kepada anak-anakmu masalah keuangan. Ajarlah mereka dengan hidupmu dan cara mu menyikapi keuanganmu secara pribadi bahkan dalam keluarga.Bayangan masyarakat mengenai generasi penerus kita adalah sukses dan kerja keras. Nah itu sebabnya kita harus menerapkan kepada mereka bagaimana harus bertanggung  jawab dengan uang seperti diatas, karena nggak hanya kerja keras tetapi juga rasa tanggung jawab.
Sumber : crosswalk.com

TEMA NATAL UMAT KRISTEN TAHUN INI DITETAPKAN


Sudah jadi tradisi bersama kalau setiap tahunnya Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) dan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) jadi perwakilan gereja untuk memutuskan tema Natal Nasional. Demikian pula di Natal 2017 ini, dua lembaga ini secara resmi mengumumkan tema dan pelaksanaan Natal Nasional 2017.
Seperti dikutip dari laman resmi PGI, dituliskan “Pesan Natal tahun ini PPGI dan KWI mengambil tema “Hendaklah Damai Sejahtera Kristus Memerintah Dalam Haatimu!” (Kol. 3:15a)””Di sana PGI dan KWI juga menyampaikan penentuan tema Natal tahun disesuai dengan relevansi perayaan Natal bagi umat Kristiani dan bagi bangsa Indonesia. Terkhusus dengan memandang kondisi dan tantangan yang tengah dihadapi masyarakat Indonesia saat ini.
“Perayaan seharusnya menjadi momentum indah bagi kita untuk menyadari kembali tugas perutusan serta komitmen kita, sebagai elemen bangsa dan negara tercinta ini. Kondisi dan situasi bangsa Indonesia saat ini merupakan tantangan sekaligus panggilan bagi kita untuk merenungkan dan menarik secara lebih seksama makna dari seruan Santo Paulus, “Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan bersyukurlah” (Kol 3: 15a),” demikian kutipan pernyataan resmi yang ditulis PGI dan KWI yang tertanggal pada Jumat, 22 November 2017 itu.Dengan dirilisnya tema Natal 2017 ini, pemerintah bahkan sudah tampak melakukan persiapan untuk perayaan Natal Oukumene Nasional 2017 pada bulan mendatang. Berikut rincian lokasi, tanggal dan persiapan perayaan Natal Nasional tahun ini.
Lokasi dan Tanggal Perayaan Natal Nasional 2017
Kalimantan Barat (Kalbar) terpilih menjadi tuan rumah sekaligus panitia Natal Oikumene Nasional 2017 yang akan digelar pada 28 Desember 2017 mendatang. Seperti dikutip dariOkezone.com, kepanitiaan Natal Gubernur Kalbar Cornelis memutuskan lokasi pelaksanaan Natal tahun ini akan dipusatkan di Rumah Radakng, Kota Pontianak.
Persiapan Natal
Gubernur Cornelis menegaskan Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sudah mempersiapkan kegiatan Natal ini. Dia juga menjanjikan pelaksanaan Natal Oikumene Nasional 2017 ini akan berlangsung luar biasa dan sukses.
“Kita akan berikan yang terbaik, tertib dana man. Semua masyarakat bisa menikmati,” ucap Cornelis.Untuk persiapannya sendiri, dia menginformasikan sudah mengerahkan segala hal yang diperlukan termasuk anggaran dan persiapan pasokan listrik di lokasi. Dia juga akan terus berkoordinasi dengan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan selaku Ketua Panitia Natal 2017.Natal Nasional 2017 ini akan sama luar biasanya seperti natal-natal sebelumnya yang dipusatkan di Papua, Kupang dan Manado. Apalagi panitia Natal 2017 sudah memutuskan untuk mengusung nuansa semangat kebhinekaan.
Sementara Presiden Jokowi dipastikan akan hadir saat perayaan Natal ini. Dia akan datang bersama dengan rombongan dari ibu kota Jakarta. Sampai saat ini, pihak panitia Natal belum menyampaikan secara rinci bentuk penyambutan terhadap presiden nanti.

IKUTI KEJURNAS VOLI ANTAR KLUB DI JOGJA, JWS MINAHASA JUARA

Tim voli putri JWS Minahasa kembali meraih prestasi teratas dalam ajang kejuaraan Bola Voli Nasional U-17 di Jogja. Di mana pada kejurnas yang diikuti oleh 32 tim putra dan putri dari 10 propinsi yang dilaksanakan pada 28 November - 2 Desember tersebut  tim JWS Minahasa berada di grup Z bersama BMC Ngawi, Kharisma Bandung, dan BVN. Meskipun tanpa beberapa pemain inti seperti Kapten Maulida Nissa, Lisa Surusa, Anastasya Renyaan, namun tim JWS Minahasa lolos dari fase grup dan dengan mudah melewati babak 8 besar dengan mengalahkan Alco Bandung. Berikutnya Bahana BP Bandung yang adalah juara sebelumnya ditaklukkan di semifinal. Pada partai final yang berlangsung Sabtu 2 Desember kemarin JWS Minahasa dengan Kapten tim Alya Annastasya (3) akhirnya menang telak atas pesaingnya Kharisma Bandung 3-0. Manajer tim yang adalah juga Bupati Minahasa Drs Jantje Wowiling Sajow mengatakan bahwa beliau sangat puas dengan hasil ini sebab sebelumnya dia memang sudah sangat optimis dengan permainan dan kepaduan anak-anak. Pada tahun depan tim JWS Minahasa akan mengikuti ajang tertinggi dalam kasta Bola Voli Indonesia yaitu Divisi utama Livoli 2018 yang akan diusahakan agar dapat digelar di Tondano Minahasa sebagai tuan rumah nanti. Berikut adalah beberapa foto cuplikan pertandingan.