Konflik dua pemerintah Tobruk vs Tripoli memasuki hari ke-4. Satu pesawat tempur Komandan Khalifa Haftar, Komandan pemerintahan Tobruk, memborbardir daerah sekitar bandara internasional Tripoli. Dilaporkan bahwa serangan ini tidak memakan korban jiwa.
Sebagian media memberitakan konflik antara militan Komandan Haftar dengan militan pemerintahan Konsensus di sekitar bandara Tripoli.
Militer pemerintahan Konsensus mengumumkan pada hari sabtu (6/4) bahwa mereka berhasil menguasai dan mengambil alih kembali kontrol bandara internasional Tripoli.
Penguasaan tersebut tentu setelah adu serang antara militer Haftar dengan koalisi militan pendukung Tripoli.
Media Al Jazeera, media oposisi Khalifa Haftar, mengklaim bahwa serangan Haftar ke Tripoli dilaksanakan sesuai perintah Arab Saudi.
Media pendukung pemerintahan Tobruk, Sky News, melaporkan bahwa pesawat tempur militer Tripoli menyerang bandara militer pimpinan Khalifa Haftar.
Pusat militer AS di Afrika menyatakan bahwa AS menarik pasukannya dari Libya melihat konflik yang semakin memanas.
Al Jazeera juga melaporkan, pemerintahan Konsensus Tripoli menghadirkan delegasi Perancis dan mengungkapkan kritiknya terhadap Paris yang mendukung Khalifa Haftar.
Militan pemerintah Tobruk yang dipimpin oleh Khalifa Haftar menyerang kota Tripoli sabtu kemaren. Militan yang bernama ‘Militer Nasional Libya’ pimpinan Haftar tersebut terus melanjutkan operasinya, kendati mendapatkan kritik dari dunia internasional.
Sedangkan pemerintahan Tripoli menjawab serangan pemerintah saudaranya itu dengan operasi yang bernama ‘pembebasan Tripoli’. Pemerintah Konsensus Tripoli juga mengumumkan operasi bersih-bersih kota-kota Libya.
Sebuah rumah sakit Tripoli melaporkan bahwa serangan Haftar kemaren telah merenggut nyawa 7 sipil dan melukai 55 sipil lainnya.
No comments:
Post a Comment