MENERIMA IKLAN/SPONSOR

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Friday, February 1, 2019

RI Kecam Langkah Vanuatu Selundupkan Tokoh Separatis Papua ke PBB.

Image may contain: 1 person

Image may contain: one or more people
Perwakilan Tetap Indonesia (PTRI) di PBB, Jenewa, melemparkan kecaman atas apa yang disebut tindakan manipulatif Vanuatu, dengan memasukan Ketua United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), Benny Wenda ke Komisi Tinggi HAM (KTHAM) PBB.
"Indonesia mengecam keras tindakan Vanuatu yang dengan sengaja telah mengelabui KTHAM dengan melakukan langkah manipulatif melalui penyusupan Benny Wenda ke dalam delegasi Vanuatu," kata Duta Besar Indonesia untuk PBB di Jenewa, Hasan Kleib menggunakan nama lain dari Dewan HAM, seperti dikutip Sindonews dari laman resmi PTRI pada Rabu (30/1).
Hasan menuturkan, berdasarkan keterangan kantor KTHAM, tanpa sepengetahuan mereka, Benny Wenda dimasukkan dalam delegasi Vanuatu yang melakukan kunjungan kehormatan ke KTHAM pekan lalu.
Kunjungan kehormatan ini, papar Hasan, dilakukan dalam rangka pembahasan UPR (Universal Periodic Review) Vanuatu di Dewan HAM. Nama Benny Wenda tidak masuk dalam daftar resmi delegasi Vanuatu untuk UPR. Kantor KTHAM bahkan menyatakan pihaknya sangat terkejut, mengingat pertemuan semata-mata dimaksudkan untuk membahas UPR Vanuatu.
"Tindakan Vanuatu tersebut merupakan tindakan yang sangat tidak terpuji dan sangat tidak sesuai dengan prinsip-prinsip fundamental Piagam PBB. Indonesia tidak akan pernah mundur untuk membela dan mempertahankan kedaulatan wilayah NKRI," ungkapnya.
Sebelumnya diwartakan, pekan lalu Benny Wenda telah menyerahkan petisi kepada Kepala HAM PBB Michelle Bachelet.

No comments:

Post a Comment