MENERIMA IKLAN/SPONSOR

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Friday, January 4, 2019

Tantang China, Angkatan Laut Taiwan Unjuk Kekuatan Rudal Supersonik

Rudal Supersonik Taiwan

Dalam upaya menantang militer China, Taiwan melakukan unjuk kekuatan rudal supersonik-nya dalam sebuah latihan. Rudal Hsiung Feng-3 dilaporkan sedang diperbarui untuk meningkatkan jangkauan dan kapasitas muatannya. Pada tahun 2017, media Taiwan mengutip seorang letnan jenderal, yang mengatakan bahwa rudal supersonik Taiwan dapat mengenai target China yang berjarak 1.500 kilometer.
Oleh: Asia Times
Angkatan Laut Taiwan pada Rabu (2/1) mempublikasikan rekaman latihan yang melibatkan serangkaian rudal supersonik tangguh, yang mampu menangkal kapal perusak China dan kapal perang lainnya.
Langkah besar ini dilakukan beberapa jam sebelum pidato Presiden China Xi Jinping yang banyak dipublikasikan tentang Taiwan, di mana ia sekali lagi menggarisbawahi target reunifikasi Beijing.
Dalam klip video yang diunggah di akun Facebook Angkatan Laut Taiwan, sebuah rudal anti-kapal Hsiung Feng-3 terlihat diluncurkan dari sebuah kapal perang siluman “Tuo Chiang” yang tampak futuristik.
Hsiung Feng-3 didasarkan pada desain ramjet roket terintegrasi, dengan menggunakan bahan bakar padat dan cair, dan dikenal dengan fleksibilitas operasionalnya karena dapat digunakan pada target di mana saja antara 30 hingga 400 kilometer jauhnya.
Kapal perang siluman Tuo Jiang. (Foto: Handout via Asia Times)
Ini adalah versi terbaru dalam keluarga rudal yang pertama kali dikembangkan oleh Taiwan pada tahun 1970-an.
Dengan kekuatan kemampuan elektronik mutakhir dan kemampuan radar yang canggih, rudal ini dapat menembus pertahanan kapal musuh saat melaju dengan kecepatan supersonik hingga Mach 3.0. Dengan menggunakan manuver high-G “random weaving” di ketinggian sea-skimming (meluncur di atas laut), rudal ini dapat menghindari pertahanan tingkat lanjut.
Rudal supersonik Taiwan juga dilengkapi hulu ledak baja yang menghasilkan kekuatan destruktif luar biasa yang dapat menyingkirkan sistem pertahanan kapal yang ditargetkan.
Rudal itu secara resmi diungkapkan selama parade Hari Nasional Taiwan 2007, dan sejak itu telah dikerahkan di atas kapal angkatan laut Lafayette/Kang Ding, kapal kelas Cheng Kung, kapal kelas Tuo Chiang, serta kapal perang patroli kelas Jin Chiang.
Jane’s Defense Review mengungkapkan pada bulan September 2018, bahwa Taiwan telah mulai bekerja pada rudal Hsiung Feng yang diluncurkan oleh kapal yang meniru model generasi ketiga, dengan fokus pada peningkatan kemampuan bertahan, jangkauan, dan kapasitas muatannya.
Sebuah model rudal Hsiung Feng-3. (Foto: Handout via Asia Times)
Sementara itu, perisai rudal Taiwan juga ditopang oleh Hsiung Feng-2E—rudal jelajah taktis permukaan-ke-permukaan asli yang dimodelkan pada seri Tomahawk AS, dengan jangkauan 600 kilometer dan mampu mengenai sasaran di Provinsi Fujian di China. Juga yang sedang dalam pengembangan adalah varian baru dari AIM-9 Sidewinder, yang merupakan seri rudal udara-ke-udara yang dipandu oleh inframerah yang dipasok dari Amerika Serikat.
Taiwan juga berupaya untuk meningkatkan rudal udara-ke-udara Tien Chien yang dibuat di dalam negeri, rudal permukaan-ke-udara Tien Kung, dan rudal anti-kapal Hsiung Feng, dengan penekanan pada jangkauan serangan operasional mereka.
Pada tahun 2017, media Taiwan mengutip seorang letnan jenderal yang bertanggung jawab atas perencanaan operasi, yang mengatakan bahwa rudal negara itu dapat mengenai target China yang berjarak 1.500 kilometer.
Keterangan foto utama: Rudal anti-kapal Hsiung Feng-3 ditembakkan dari kapal perang siluman Tuo Jiang. (Foto: Handout via Asia Times)

No comments:

Post a Comment