MENERIMA IKLAN/SPONSOR

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Wednesday, December 12, 2018

Pasukan Israel Serbu Kantor Berita Pemerintah Palestina

Pasukan Israel
Laporan Palestina mengatakan bahwa sejumlah besar pasukan Israel telah menggeledah Ramallah ketika pihak berwenang memburu pelaku serangan tembakan. Kantor berita Wafa melaporkan bahwa tentara Israel masuk ke kantornya dan menggeledah tempat itu, termasuk memeriksa identitas para pekerja yang berada di lokasi. Pada Minggu malam, terjadi penembakan di Tepi Barat, yang membuat 7 warga Israel luka-luka, dan memaksa satu bayi lahir prematur. 
Oleh: Jack Khoury (Haaretz)
Pasukan Israel menyerbu kantor berita resmi Palestina di Ramallah pada hari Senin (10/12), menurut penuturan saksi kepada Haaretz. Alasan penggerebekan itu masih belum jelas, tetapi tindakan itu terjadi ketika pihak berwenang terus memburu pelaku serangan penembakan di Tepi Barat.
Menurut laporan Palestina, sejumlah besar pasukan Israel telah menggeledah kawasan itu selama beberapa jam. Kantor berita Wafa melaporkan bahwa tentara Israel masuk ke kantornya dan menggeledah tempat itu, termasuk memeriksa identitas para pekerja yang berada di lokasi. Wafa menambahkan bahwa para prajurit memeriksa server komputer dan kamera keamanan gedung.
Militer Israel juga mengalami bentrok dengan belasan pemuda Palestina. Bulan Sabit Merah Palestina melaporkan dua orang terluka akibat tembakan, sedangkan empat orang terluka oleh peluru karet, dan 20 orang lainnya akibat menghirup gas.
Tujuh orang terluka dalam serangan hari Minggu (9/12), termasuk seorang wanita hamil berusia 21 tahun dengan umur kandungan 7 bulan, yang dibawa ke Pusat Medis Shaare Zedek di Yerusalem dan kondisinya kini telah stabil. Dokter di rumah sakit membantu persalinan bayi laki-lakinya, yang kondisinya memburuk hari Minggu (9/12) malam dan kini dalam kondisi serius. Suami wanita itu, yang juga terluka dalam serangan, dikatakan berada dalam kondisi stabil.
Beberapa orang lain yang terluka dalam serangan itu adalah seorang pria berusia 20 tahunan yang dalam kondisi menengah, dua anak laki-laki berusia 16 tahun, dan dua gadis berusia 16 tahun, yang semuanya menderita luka ringan. Salah satunya telah pulang dari pusat medis semalam.
Juru bicara militer Israel Brigadir Jenderal Ronen Manelis mengeluarkan pernyataan hari Senin (10/12), mengatakan bahwa pasukan Israel, polisi perbatasan, dan pasukan keamanan Israel lainnya terus melakukan pencarian di desa-desa Palestina Tepi Barat dalam upaya untuk menangkap seorang atau beberapa penyerang.
Jack Khoury adalah koresponden Haaretz.
Keterangan foto utama: Tentara Israel melakukan pencarian pelaku serangan teror pada tanggal 9 Desember 2018. (Foto: Kantor Juru Bicara IDF)

No comments:

Post a Comment