MENERIMA IKLAN/SPONSOR

Kami menerima jasa periklanan. bagi anda yang hendak beriklan di web/blog kami silahkan hubungi atau WA di 08991658370.

Thursday, November 29, 2018

NASA Ungkap Asteroid Raksasa yang Bisa Bunuh Jutaan Orang pada 2023



Sebuah batu luar angkasa (asteroid) yang lebarnya lebih dari 200 meter dan diprediksi mampu membunuh jutaan orang jika sampai menghantam ke Bumi.
Ancaman yang ditimbulkan oleh objek yang disebut 2018 LF16 yang akan datang mendekati planet kita, diprediksi akan terjadi pada 8 Agustus 2023, 3 Agustus 2024, dan 1 Agustus 2025.
Diperkirakan bahwa objek sebesar ini akan meninggalkan kawah selebar empat mil jika benar menabrak planet kita.
Jika batu itu menghantam sebuah kota, maka ledakannya akan melebihi kekuatan dari bom nuklir, melenyapkan pusat-pusat kota dan kemudian menghasilkan bola api yang membakar semua orang yang tidak beruntung hingga tinggal puluhan mil jauhnya.
Namun, semua ini baru sebatas prediksi dan masih ada kemungkinan Bumi tidak terkena LF16. Namun, ada kemungkinan kecil sekali bahwa itu mungkin menabrak Bumi.
Kalkulasi NASA menunjukkan bahwa ada satu di antara 30.000.000 peluang jika asteroid besar ini menghantam Bumi. Artinya, kalkulasi NASA memprediksi kita masih relatif aman.
Umumnya, manusia tidak perlu takut dengan asteroid raksasa yang cukup besar yang “menghapus” kita dari muka Bumi, karena mereka mudah dilacak karena ukurannya yang sangat besar.
Tetapi kita harus sangat takut dengan ‘asteroid kecil” yang memiliki kemampuan cukup besar untuk menghapus kota dan sangat sulit untuk dideteksi.
Awal tahun ini, seorang ilmuwan Badan Antariksa Eropa mengungkapkan bahwa para astronom hanya melihat 1 dari 100 batuan angkasa yang lebarnya 1 km atau lebih rendah.
Angka-angka NASA mengungkapkan bahwa sekitar 4.300 batuan ruang antara 100 meter dan 1 kilometer telah dinodai hingga saat ini.
Jika prediksi ESA benar, bisa jadi sebenarnya ada 430.000 asteroid di luar sana dan belum diketahui di mana kebanyakan dari mereka berada atau apakah mereka sedang bertabrakan dengan planet kita.
Detlef Koschny, kepala tim objek dekat Bumi ESA, mengatakan bahwa benda-benda kecil dari langit pun bisa menimbulkan kerusakan besar.
“Jika asteroid 100 meter menghantam Bumi, itu akan menyebabkan kerusakan signifikan di area seluas Jerman, dan bahkan mempengaruhi wilayah sekitarnya. Tetapi asteroid dengan ukuran ini tidak sering menyerang Bumi. Mungkin rata-rata setiap 10.000 tahun,” katanya kepada Space Daily.
Satu abad yang lalu pada tahun 1908, sebuah benda setinggi 40 meter menghantam Bumi di atas Tunguska, Siberia, menghancurkan sebuah area hutan seluas kota Jerman Munich.
Kemudian ukuran asteroid sekitar 20 meter yang meledak di atas Chelyabinsk di Rusia pada 2013, yang akhirnya melukai 1.500 orang. Fenomena ini rata-rata terjadi setiap 10 hingga 100 tahun sekali.
“Kami pasti akan melihat sesuatu seperti itu lagi di masa hidup kita,” tambah Koschny, seperti dilansir dari Metro.
Baru-baru ini, NASA memperingatkan tentang ‘kerentanan’ dalam pertahanan Bumi yang berarti hanya ada peluang ‘terbatas’ untuk menemukan asteroid yang datang dari arah tertentu di angkasa.
Koschny mendukung peringatan ini, mengatakan objek yang lebih kecil sering hanya terlihat ketika mereka melewati bulan.
Jika asteroid besar terlihat, mungkin tidak memberikan cukup waktu bagi pemerintah untuk mengevakuasi setiap kota di jalur jatuhnya asteroid.

Lebih dari 500 Jenazah Diangkat dari Kuburan Massal di Raqqa, Suriah

Petugas dari Raqqa mengangkat kerangka manusia dari lokasi kuburan massal yang diyakini berisi mayat warga sipil dan militan Negara Islam, di Raqqa, 22 November 2018. (Foto: videograb/dok)

Para pekerja Suriah telah mengangkat lebih dari 500 jenazah dari sebuah kuburan massal terbesar dekat Raqqa, Suriah Utara, yang dulunya sempat menjadi ibukota kekalifahan ISIS. Para pejabat setempat mengatakan, usaha pengambilan jenazah itu masih berlanjut pada Selasa (27/11).
Pembongkaran kuburan-kuburan massal di dan sekitar Raqqa ini dilakukan sejumlah kelompok masyarakat setempat dan para petugas bantuan sebagai usaha untuk mengumpulkan bukti bagi kemungkinan dilangsungkannya pengadilan kejahatan perang.Operasi militer udara dan darat yang didukung AS berhasil mengusir ISIS dari Raqqa lebih dari setahun yang lalu. Namun hingga saat ini, tim-tim penyelamat dan pemulihan masih terus menemukan kuburan-kuburan massal di dan sekitar kota itu.
Kuburan massal Panorama, yang diberi nama sesuai kawasan permukiman di mana kuburan itu ditemukan, diyakini merupakan salah satu yang terbesar dari sembilan kuburan massal yang telah ditemukan sejauh ini. Pejabat setempat meyakini, ada sekitar 1.500 jenazah, termasuk militan ISIS, dikuburkan di sana.
Kelompok-kelompkok HAM mengatakan, mereka prihatin bahwa para pekerja Suriah yang melakukan usaha pembongkaran kuburan massal tidak mendapatkan cukup dukungan dalam bidang forensik dan sumberdaya manusia. Mereka menyerukan agar negara-negara besar dunia ikut memberikan bantuan bagi usaha tersebut. 

Menteri Lebanon: Pelanggaran HAM di Suriah Perlambat Pemulangan Pengungsi

Kamp pengungsi di desa Atimah, provinsi Idlib, Suriah, 11 September 2018. (Foto: dok).

Seorang menteri Lebanon mengatakan, sejumlah pengungsi Suriah yang pulang ke kampung halaman mereka dari Lebanon telah dibunuh, ditahan dan dipaksa bergabung dengan militer. Fakta itu, menurutnya, telah memperlambat usaha pemulangan pengungsi Suriah yang saat ini mengungsi di Lebanon.
Menteri Urusan Pengungsi Suriah, Mouin Merhebi mengatakan kepada Associated Press, Selasa, sejauh ini 12.000 pengungsi Suriah sudah pulang ke tanah air mereka sejak Juni.
Angka tersebut merupakan jumlah kecil dari ratusan ribu warga Suriah yang melarikan diri ke Lebanon untuk menghindari perang saudara di negara mereka, yang dimulai pada 2011.
Merhebi mengatakan, pada saat perang sedang parah berkecamuk di Suriah, jumlah pengungsi Suriah di Lebanon mencapai 1,2 juta orang. Jumlah itu kini telah menyusut menjadi 940 ribu setelah banyak di antara mereka pulang ke Suriah atau hijrah ke negara-negara lain.

Senat AS Berdebat Soal Akhiri Dukungan bagi Perang di Yaman

ARSIP - Seorang perawat mengamati seraya menimbang seorang anak yang mengalami gizi buruk dalam sebuah pusat perawatan malnutrisi di Sanaa, Yaman, 7 Oktober 2018 (foto: Reuters/Khaled Abdullah)

Mayoritas Senator Amerika menyetujui resolusi mengakhiri dukungan militer bagi koalisi pimpinan Arab Saudi yang berperang di Yaman.
Hasil pemungutan suara hari Rabu adalah 63 banding 37 dan berarti Senat bisa mulai berdebat soal resolusi itu sedini pekan depan.
Banyak anggota Kongres - fraksi Republik dan Demokrat - tidak hanya prihatin atas bencana kemanusiaan yang timbul akibat pertempuran di Yaman tetapi juga kesal atas keengganan Presiden Donald Trump menghukum Arab Saudi atas pembunuhan Jamal Khashoggi, wartawan harian Washington Post.
Serangan udara pimpinan Arab Saudi terhadap pemberontak Houthi, termasuk dengan senjata yang dibeli dari Amerika, menewaskan ribuan warga sipil Yaman, menghancurkan rumah-rumah sakit dan menyapu bersih kawasan perumahan.
Sebelum pemungutan suara hari Rabu, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan Jim Mattis muncul di muka Senat untuk mempertahankan keterlibatan Amerika di Yaman.
Anggota Kongres merasa skeptis atas pernyataan pemerintahan Trump bahwa koalisi itu melakukan segala yang mereka bisa untuk menghindari korban sipil

Menlu AS: Putra Mahkota Tak Terkait Pembunuhan Khashoggi

Menlu AS, Mike Pompeo, berjalan menghampiri mikrofon untuk berbicara kepada awak media setelah meninggalkan pertemuan tertutup terkait Saudi Arabia, Rabu, 28 November 2018 di Capitol Hill di Washington, D.C. (foto: AP Photo/Pablo Martinez Monsivais)


Jurang antara Gedung Putih dan anggota Kongres Amerika mengenai Arab Saudi semakin melebar hari Rabu setelah dua anggota utama tim keamanan nasional Presiden Donald Trump memberi penjelasan rahasia kepada Senat.
Hampir dua bulan setelah wartawan Arab Saudi Jamal Khashoggi yang membangkang dibunuh di konsulat kerajaan itu di Turki, Menteri Luar Negeri Mike Pompeo dan Menteri Pertahanan Jim Mattis mendesak agar Amerika melanggengkan hubungannya yang sangat dekat dengan Arab Saudi, termasuk dukungan Amerika bagi serangan militer yang dipimpin Arab Saudi di Yaman.
CIA secara luas dilaporkan menyimpulkan bahwa Putra Mahkota Arab Saudi Mohammad bin Salman memerintahkan pembunuhan Khashoggi, yang menetap di Amerika.
Pompeo mengatakan berdasar semua intelijen yang ia lihat, tidak ada bukti langsung yang mengaitkan putra mahkota dengan pembunuhan Khashoggi. Ia juga sangat keberatan atas resolusi Senat menghentikan dukungan Amerika bagi tindakan Arab Saudi di Yaman, menggambarkannya sebagai "tidak tepat" dan bahwa itu akan menjegal upaya mengakhiri perang sipil yang menghancurkan negara itu. 

Serangan Gas Saraf Oleh Pemberontak di Suriah, 50 Cedera

Dalam foto yang dirilis oleh kantor berita resmi Suriah, SANA, tampak seorang pria sedang mendapat perawatan menyusul dugaan serangan senjata kimia di kota tempat dia tinggal, al-Khalidiya, di Aleppo, Suriah, 24 November 2018.

Sedikitnya 50 warga sipil dirawat, Sabtu (24/11), menyusul sebuah serangan yang diduga dilakukan dengan gas beracun oleh kelompok-kelompok pemberontak di Kota Aleppo yang dikuasai pemerintah, menurut berbagai laporan oleh media pemerintah Suriah.
Sebagian besar dari korban yang dirawat di rumah sakit mengidap masalah pernapasan dan pandangan kabur, kata para dokter kepada TV pemerintah. Seorang dokter mengatakan dua orang dalam kondisi kritis, termasuk seorang anak. TV pemerintah itu menayangkan video para petugas medis mengobati sejumlah laki-laki dan perempuan di rumah sakit.
Ada bau gas di Kota Aleppo setelah proyektil-proyektil ditembakkan, kata Rami Abdurrahman, kepala Pemantau HAM Suriah yang berbasis di Inggris.
Komandan-komandan pemberontak dan tokoh-tokoh oposisi mendiskreditkan berbagai laporan pemerintah itu, membantah mereka menembakkan gas ke Aleppo. Mereka menuduh pemerintah berusaha menggagalkan gencatan senjata dan upaya-upaya untuk memulai kembali perundingan politik.
Sebelumnya Sabtu, tembakan pemerintah terhadap sebuah wilayah yang dikuasai pemberontak di Provinsi Idlib menewasakan sedikitnya tujuh warga sipil.
Gencatan senjata di Aleppo dan Idlib telah terkikis dalam beberapa hari belakangan.

Monday, November 26, 2018

5 Lembaga Kemanusiaan Internasional Tuntut Amerika Stop Jual Senjata ke Saudi


Tercatat sebanyak 5 NGO kemanusiaan dan sosial internasional mendesak pemerintahan Amerika Serikat untuk menghentikan penjualan senjata ke Arab Saudi dan Uni Emirat Arab. Tak hanya itu mereka juga menuntut Amerika untuk tidak lagi memberikan dukungan apapun pada pihak agresor di perang Yaman.
Kelima lembaga non profit tersebut adalah Oxfam, ICRC, Amnesty International, Save the Children dan Norwegian Refugee Council. Mereka menaruh perhatian pada perang Yaman dan menyebut bencana kelaparan di Yaman merupakan bencana kelaparan terbersar abad ini. Menurut mereka, Amerika Serikat bertanggung jawab atas krisis yang terjadi akibat perang berkepanjangan di Yaman.
Dalam sebuah pernyataan mereka berkata “berlanjutnya dukungan militer dan diplomatik Amerika Serikat kepada Arab Saudi dan Uni Emirat Arab akan memperpanjang perang Yaman. Hal tersebut akan membuat krisis kemanusiaan di Yaman semakin meluas dan semakin parah. Pada akhirnya, warga Yamanlah yang menjadi korban atas krisis ini.”
Lembaga-lembaga tersebut terus mendesak Amerika Serikat untuk sesegera mungkin menghentikan segala dukungannya pada agresor Yaman.

Ukraina berlakukan hukum darurat perang tanggapi aksi Rusia

ukraina

Parlemen Ukraina memutuskan untuk menerapkan hukum darurat perang di sejumlah kawasan, terutama di wilayah yang berbatasan dengan Rusia, menyusul penangkapan tiga kapal Ukraina oleh militer Rusia pada Minggu, 25 November.
Hukum darurat perang yang bakal berlaku selama 30 hari ini mengatur sejumlah aspek, di antaranya pengetatan aturan telekomunikasi dan media massa, larangan penggelaran unjuk rasa damai, dan larangan mengadakan pemilu atau referendum.
Di samping itu, hukum darurat perang juga mengatur peningkatan keamanan serta pengerahan massa untuk bekerja di fasilitas pertahanan.Karena hukum tersebut mencakup banyak hal, termasuk pelarangan pemilu, beberapa anggota parlemen khawatir Presiden Petro Poroshenko bakal menunda pemilihan presiden pada 31 Maret 2019.
Poroshenko meredam kerisauan ini dengan berikrar dirinya tidak akan menunda pilpres dan membatasi kebebasan mendasar.
Namun, Poroshenko menegaskan, hukum darurat perang ini perlu diberlakukan karena dirinya perlu kewenangan penuh jikalau Rusia melancarkan invasi besar-besaran.Insiden bermula ketika dua kapal artileri Ukraina, Berdyansk dan Nikopol, serta kapal tunda Yana Kapa tengah berlayar dari Pelabuhan Odessa di Laut Hitam ke Mariupol di Laut Azov.
Ukraina mengklaim pihak Rusia mencoba menghadang tiga kapal itu dan menabrak kapal tunda. Ketiga kapal itu melanjutkan pelayaran ke arah Selat Kerch, namun dihadang kapal tanker. Tiga sampai enam awak kapal dilaporkan mengalami luka-luka
Ukraina menyebut Rusia telah melakukan "aksi agresi". Sedangkan Moskow mengatakan ketiga kapal tersebut telah memasuki perairan Rusia secara ilegal.
Bentrokan itu merupakan pertama kalinya Rusia dan Ukraina terlibat dalam konflik terbuka dalam beberapa tahun terakhir, walau pasukan Ukraina telah memerangi kelompok separatis sokongan Rusia dan "relawan" Rusia di bagian timur sejak 2014.

Hamas Peringatkan Rezim-rezim Arab untuk Hentikan Normalisasi Hubungan dengan Israel



Osamah Hamdan, Penanggung jawab urusan inernasional di Hamas menjelaskan pendapatnya mengenai kesepakatan abad dan peran Amerika Serikat beserta bererapa sekutu arabnya serta efeknya bagi umat Islam secara global. Hal itu ia sampaikan kepada situs berita Islamic Radio & Television Union pada senin, 26/11/18.
“Tak diragukan lagi bahwa Amerika Serikat berusaha untuk mengakhiri topik Palestina dari kawasan Timur Tengah untuk mencapai tujuan itu mereka berupaya membuat sebuah koalisi palsu yang beranggotakan Israel dan sejumlah negara Arab sebagai langkah awal untuk menjalankan kesepakatan abad.”
Ia menyebut kesepakatan abad yang berusaha disukseskan oleh Amerika Serikat dan sekutunya telah gagal. “Keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dalam mengakui Baitul Maqdis sebagai ibukota rezim Zionis tak mengendurkan semangat resistensi dan bahkan membuat kompromi di kawasan sepenuhnya gagal total.”
Penanggung jawab masalah internasional di organisasi Hamas sembari menyinggung negara-negara arab yang sedang menjalankan program normalisasi hubungan dengan Israel mengatakan, “Harus kita katakan kepada (sejumlah) rezim-rezim kolot Arab bahwa mereka telah melakukan dua kesalahan strategis dalam kaitannya dengan hubungan dengan Amerika Serikat dan Israel. Kesalahan pertama adalah kalian mempercayai pemerintah Amerika Serikat dan mengaggapnya sebagai pemerintah yang jujur dan kedua kalian mengira bahwa rezim Israel memiliki jalan politik yang sejalan dengan kepentingan bangsa Arab.
Hamdan menganggap bahwa upaya normalisasi hubungan dengan Israel oleh negara-negara Arab efeknya sangat jelas dirasakan pada saat ini.
“Pastinya masyarakat di negara-negara Arab tak menerima normalisasi hubungan antara negara mereka dengan Israel dan saya berharap rezim-rezim tersebut dapat mengikuti rakyat mereka dan meninggalkan tindakan pengkhianatan tersebut dan segera menghentikan rencana normalisasi hubungan dengan rezim ilegal tersebut.”

Trump: CIA Belum Simpulkan Putra Mahkota Perintahkan Pembunuhan Khashoggi



Presiden Donald Trump menegaskan badan intelijen CIA belum menyimpulkan bahwa putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammed binSalman, memerintahkan pembunuhan wartawan veteran, JamalKhashoggi.
“Mereka belum sampai kepada kesimpulan,” kata Trump ketika ditanya wartawan di Florida.
“Saya memegang laporannya (CIA), mereka belum menyimpulkan. Saya tidak tahu apakah ada yang bisa menyimpulkan bahwa putra mahkota melakukannya” katanya.
Surat kabar Hurriyet yang terbit di Turki pada Selasa melaporkan bahwa Direktur CIA Gina Haspel memberitahu para pejabat Turki bahwa CIA memiliki rekaman pembicaraan telepon Mohammed bin Salman, yang memberi perintah untuk “membungkam” Khashoggi secepat mungkin.
Ketika ditanya wartawan tentang laporan tersebut, Presiden Trump mengatakan: “Saya tidak ingin membicarakannya. Anda harus bertanya kepada mereka.”
Khashoggi dibunuh pada 2 Oktober lalu di Konsulat Arab Saudi di Istanbul.
Arab Saudi menyebut klaim itu salah dan berkeras bahwa putra mahkota tidak mengetahui rencana pembunuhan itu.
Jaksa Saudi menekankan Khashoggi dibunuh dalam “operasi liar” yang dilakukan agen-agen intelijen Saudi.
Sementara itu, putra mahkota Saudi, Pangeran Mohammed bin Salman menghadiri pertemuan “Persaudaraan negara-negara Arab” pada Kamis, demikian laporan media pemerintah Saudi. Ini merupakan perjalanan resmi pertamanya ke luar negeri sejak Khashoggi terbunuh.
Presiden Trump telah berulang kali menekankan pentingnya hubungan Arab Saudi dan AS di tengah sorotan dunia internasional terhadap kemungkinan keterlibatan sang putra mahkota dalam kasus pembunuhan tersebut.

Fakta Terbaru Meninggalnya Bos Playboy



Ada sebuah fakta mengejutkan usai kepergian dari bos Playboy yakni Hugh Hefner itu. Salah seorang sumber mengatakan kepada The Sun bahwa sebelum meninggal Hugh sempat membuang harta karunnya ke laut.
Kira-kira apa sih harta karunnya itu? Hal itu adalah kaset-kaset berisi rekaman hubungan sexnya selama masih hidup.
Ia takut hubungannya dan juga skandalnya yang selama ini tak diketahui publik terbongkar. Dan satu hal yang pasti, resep rahasianya hingga bisa digilai wanita seperti itu.
Ia memasukkan seluruh kaset tersebut dalam sebuah peti yang dibuang di Samudera Pasifik dan hanya dilakukan oleh beberapa orang terdekatnya bersama dirinya.
Hal ini baru diketahui saat pelelangan barang-barang pribadi peninggalan bos Playboy tersebut yang dilakukan beberapa waktu lalu.
“Mereka mungkin bisa saja memiliki pipa khasnya, baju tidur/piyama, dan benda-benda lainnya. Namun Hugh benar-benar memastikan bahwa rahasia terliarnya itu tak pernah diketahui publik,” ujar salah seorang sumber.

Sunday, November 25, 2018

Gempa 6,4 Skala Richter guncang Iran, lebih dari 255 orang terluka

Gempa Iran

Para pejabat Iran mengatakan lebih dari 255 orang terluka dalam gempa bumi berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang Provinsi Kermanshah di dekat perbatasan dengan Irak.
Pusat gempa terletak sekitar 17 kilometer di Barat Daya Kota Sarpol-e Zahab, Iran.
Di wilayah tersebut dan kota terdekatnya, Gilan-e Gharb, sebagian besar korban terluka yang terbanyak.
Gubernur Provinsi Kermanshah, Houshang Bazvand, mengatakan, setelah sempat terhenti, daya listrik kembali pulih di dua kota tersebut.
Tim SAR dan kesehatan telah diberangkatkan dari beberapa provinsi terdekat untuk memberikan pertolongan.
Hak atas foto
Kekuatan gempa sampai terasa di Ibu Kota Irak, Baghdad.
Lebih dari 600 orang tewas pada November lalu ketika gempa berkekuatan 7,3 Skala Richter menghantam wilayah Sarpol-e Zahab.

Jalanan di 4 Kota Ini Jadi Lahan Aktivitas Gangster

Ilustrasi Kota Berbahaya di Dunia (Pixabay/PublicDomainPictures)

Bepergian ke tempat-tempat baru dan mengeksplor daerah sekitar memang terdengar menarik bagi kamu si pecinta traveling. Namun, tak jarang ada tempat-tempat yang memang terlarang bagi turis.
Hal ini tentu bukan tanpa alasan. Biasanya, alasan yang paling umum adalah karena bahaya atau risiko yang ada.
Begitu pula halnya yang terjadi di empat kota berbahaya di dunia ini. Meski sepintas terlihat cocok dijadikan tempat syuting film, empat kota ini dikenal memiliki jalanan yang dihuni para gangster.
Tak heran, kota-kota ini pun memiliki rekor tingkat kejahatan yang tinggi.Dihimpun Guideku.com dari laman The Culture Trip, berikut 4 kota tempat tinggal gangster yang sebaiknya tidak kamu jadikan lokasi wisata.
Ilustrasi Kota Berbahaya di Dunia (Pixabay/TheDigitalArtist)
Ilustrasi Kota Berbahaya di Dunia (Pixabay/TheDigitalArtist)

1. San Salvador, El Salvador
Pada tahun 2016 silam, terjadi rata-rata 83 pembunuhan setiap 100.000 orang di ibukota El Salvador ini. Ironisnya, nama San Salvador sendiri dapat diartikan sebagai ''Holy Savior'' atau ''Penyelamat Suci''.
Aktivitas geng di kota ini sendiri bermula dari sebuah geng bernama MS-13 yang didirikan oleh imigran El Salvador di Amerika.
2. Fortaleza, Ceará, Brazil
Kota ini terletak di barat laut Brazil dan mulai dianggap berbahaya setelah terjadi insiden penembakan di klub malam yang menewaskan 14 orang.
Dikabarkan, insiden ini terjadi karena pertikaian antara geng penjual obat-obatan terlarang.
Keberadaan geng-geng tersebut juga membuat tingkat kejahatan di kota ini meningkat, terutama saat malam tiba.
Ilustrasi mafia (Public domain)
Ilustrasi mafia (Public domain)

3. Acapulco, Mexico
Acapulco dikenal sebagai salah satu kota pesisir yang kerap digunakan untuk latar film Hollywood di masa lampau.
Namun, saat ini, kota tersebut dikenal memiliki tingkat pembunuhan yang tinggi terutama pada tahun 2017 lalu.
Hal ini disebabkan adanya peningkatan aktivitas geng yang menguasai wilayah Acapulco.
Tak hanya itu, warga kota pun harus mengantre dari waktu ke waktu untuk membayar sejumlah uang kepada pimpinan gangster yang ada.
4. Scampia, Naples, Italy
Terakhir, ada kota Scampia yang terkenal sebagai pasar obat-obatan terlarang di Eropa sekaligus lingkungan terburuk yang ada.
Kota ini memiliki tingkat kekerasan dan penggunaan obat-obatan terlarang yang tinggi.
Tidak hanya itu, para anggota geng pun memiliki kebiasaan untuk mengikuti orang-orang yang tengah berkendara untuk memastikan agar mereka aman dari polisi.

Ini 10 Kota Terbaik untuk Studi di Luar Negeri

Ilustrasi Kota Terbaik untuk Kuliah di Luar Negeri. (Unsplash/Eliabe Costa)

Hari Guru jatuh pada 25 November. Untuk turut memperingati Hari Guru, kali ini Guideku.com akan membahas tentang kota terbaik untuk sekolah atau kuliah di luar negeri.
Guru merupakan profesi yang mulia. Dari ilmu yang diberikan oleh guru, lahirlah dokter, lahirlah insinyur, lahirlah presiden.
Maka bukan tanpa alasan, guru disebut sebagai pahlawan tanpa tanda jasa.
Para pelajar dan mahasiswa yang pernah diajar oleh guru pun banyak yang memilih untuk terus belajar bahkan sampai sekolah atau kuliah di luar negeri.
Kira-kira di mana ya kota terbaik untuk kuliah di luar negeri?
Guideku.com berhasil merangkum 10 kota terbaik untuk kuliah di luar negeri.
Daftar ini berdasarkan QS World University Rankings yang merupakan publikasi tahunan peringkat universitas yang dilakukan oleh Quacquarelli Symonds.
Berikut 10 kota terbaik untuk kuliah di luar negeri, dari peringkat 10 sampai peringkat 1!
Seoul
Ilustrasi Kota Terbaik untuk Kuliah di Luar Negeri. (Unsplash/Eliabe Costa)
Ilustrasi Kota Terbaik untuk Kuliah di Luar Negeri. (Unsplash/Eliabe Costa)

Di peringkat 10 kota terbaik untuk kuliah di luar negeri ada kota Seoul. Kota ini punya pesona tersendiri bagi milenial. Karena selain punya fasilitas maju, gaya hidup dan budaya Korea sangat menarik anak muda dari penjuru dunia.
Sydney
Di peringkat selanjutnya ada Sydney. Kota ini dipilih karena persentase kualitas hidupnya tinggi, banyak pantai dan gaya hidup anak muda di Sydney yang relatif santai.
Zurich
Kota terbaik untuk kuliah di luar negeri berikutnya ada di Zurich, Swiss. Kota ini punya banyak atraksi wisata, mulai dari Lake Zurich sampai pegunungan bersalju. Tingkat kualitas hidup di Zurich juga tinggi. Tapi kuliah dan tinggal di sini realtif mahal.
Berlin
Berlin menjadi salah satu kota urban paling kece lho di Eropa! Maka dari itu banyak mahasiswa Indonesia kuliah di sini. Selain itu di Berlin emang punya universitas mantap kayak salah satunya Humboldt-Universitat zu Berlin.
Munich
Ilustrasi Kota Terbaik untuk Kuliah di Luar Negeri. (Unsplash/Eliabe Costa)
Ilustrasi Kota Terbaik untuk Kuliah di Luar Negeri. (Unsplash/Eliabe Costa)

Biaya hidup di Munich sedikit lebih mahal dari pada di Berlin. Tapi melihat kualitas dan budaya Bavaria yang menarik, tampaknya kota ini masih jadi favorit mahasiswa.
Paris
Paris nggak hanya jadi rujukan mahasiswa untuk kuliah karena punya ENS Paris yang menempati ranking 43 universitas terbaik di dunia. Tapi, ayolah, siapa sih yang nolak pesona kota simbol cinta dan romantisme ini?
Montreal
Montreal dipilih menjadi salah satu kota terbaik untuk kuliah karena punya budaya yang santun, anak muda banget, dan bikin betah.
Melbourne
Melbourne dinobatkan sebagai UNESCO City of Literature. Selain itu kota ini juga dikenal menjadi surganya street art, musik dan teater.
Tokyo
Ilustrasi Kota Terbaik untuk Kuliah di Luar Negeri. (Unsplash/Eliabe Costa)
Ilustrasi Kota Terbaik untuk Kuliah di Luar Negeri. (Unsplash/Eliabe Costa)

Tokyo berada di peringkat kedua sebagai kota terbaik untuk kuliah di luar negeri. Reputasi Tokyo sebagai pusat perekonomian dunia diklaim sebagai salah satu pesona Tokyo. Wisata Tokyo terbaik juga jadi daya tarik para pelajar dan mahasiswa.
London
Peringkat satu sebagai kota terbaik untuk kuliah di luar negeri adalah London. London punya univeritas terbaik di dunia.
Seperti University College London dan Imperial College London yang masing-masing berada di peringkat tujuh dan delapan sebagai universitas terbaik di dunia.
Pesona wisata dan gaya hidup di London juga jadi magnet kuat bagi mahasiswa dari berbagai negara di dunia.

Negara Ini Bagikan 8 Juta Unit Rumah Gratis

Ilustrasi Rumah (Pixabay/hschmider)

Membeli rumah memang bukan perkara mudah. Terlebih di negara seperti Jepangyang memiliki luas tanah terbatas, rumah menjadi sesuatu yang berharga mahal.
Namun, berbeda dengan anggapan di atas, pemerintah Jepang baru-baru ini malah menawarkan 8 juta unit rumah gratis, lho!
Tak hanya itu, pemerintah Jepang bahkan berjanji untuk memberikan dana untuk renovasi properti rumah yang sudah rusak. Kurang baik apa sih?
Namun, kira-kira apa ya yang menyebabkan pemerintah Jepang mengambil tindakan ini ketika banyak warganya memilih hidup di apartemen?Usut punya usut, hal ini berkaitan dengan tingginya populasi usia tua di Jepang sekaligus bencana alam. Seperti kita tahu, Jepang adalah negara rawan gempa dan tsunami.
Akibat kedua hal tersebut, banyak rumah di Jepang yang berakhir diabaikan atau ditinggalkan setelah pemiliknya meninggal. Rumah-rumah ini juga menjadi tidak terawat.
Ditambah lagi, masyarakat Jepang punya kepercayaan bahwa rumah yang ditinggalkan karena bencana atau karena pemiliknya meninggal dapat membawa nasib buruk. Waduh, nggak heran pemerintah Jepang rela bertindak sedrastis itu ya?
Nah, apakah travelers berminat untuk punya rumah gratis di Jepang? Hitung-hitung menghemat biaya hotel, lantaran Jepang dianggap sebagai salah satu negara terbaik untuk dikunjungi di tahun 2018 ini.
Ingat, syaratnya cuma satu, kok! Kamu cuma harus cukup berani tinggal di rumah lama yang sudah ditinggalkan bertahun-tahun.

Saturday, November 24, 2018

Malaysia tangkap wisatawan Finlandia yang dituduh menyebar materi agama Kristen

Turis Finlandia ditangkap karena menyebarkan pamflet Kristen dan dapat dihukum karena dianggap mengancam keharmonisan agama.
Polisi di Malaysia menangkap empat wisatawan dari Finlandia atas dugaan melanggar hukum karena menyebarkan materi-materi agama Kristen di tempat umum.
Kepala kepolisian Mohammad Iqbal Ibrahim di Pulau Langkawi mengatakan sejumlah anggota masyarakat melaporkan tindakan kelompok wisatawan yang menyebarkan bahan-bahan agama Kristen.
Mohammad Iqbal Ibrahim mengatakan, seperti dilaporkan situs Malay Mail, turis yang ditangkap, berumur 27 sampai 60 tahun. Mereka ditangkap berdasarkan tiga laporan dugaan kegiatan tersebut sejak mereka tiba di Malaysia pada tanggal 18 November. Pulau Langkawi adalah salah satu daerah turis di Malaysia.
Para pejabat mengatakan dua pria dan dua perempuan yang ditangkap di sebuah hotel tersebut, ditemukan membawa buku catatan keagamaan dan barang-barang lainnya.
Polisi menyita 47 bolpen dan 336 buku kecil berisi sejumlah kutipan Injil yang diyakini untuk disebarkan ke masyarakat.
Perintah penyelidikan berdasarkan Section 298A Hukum Pidana terkait dengan kegiatan yang menciptakan ketidakharmonisan.

Ancaman penjara dua sampai lima tahun

Mereka juga akan diselidiki berdasarkan peraturan imigrasi terkait dengan pelanggaran izin kunjungan, tambah Mohammad Iqbal Ibrahim.
Warga Finlandia ini dituduh melanggar hukum yang melarang orang menganggu keharmonisan umat beragama. Bila dinyatakan bersalah, mereka dapat dipenjara antara dua sampai lima tahun.
Saat ini para tersangka masih berada di tahanan sementara polisi melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Isu menyangkut agama dan ras serta bahasa dianggap sensitif di Malaysia.
Salah satu insiden muncul pada tahun 2010, dengan tiga gereja diserang dengan bom molotov di tengah upaya pencegahan agar umat Kristen di sana tidak menggunakan kata "Allah."
Kementerian Luar Negeri Finlandia memastikan empat warganya ditahan di Malaysia tapi menolak memberikan rincian lebih lanjut.
Kantor berita Finlandia STT melaporkan salah seorang yang ditahan adalah anggota Joosua Missio, kelompok Kristen yang mempromosikan hidup sehat dan berkeliling selama festival musik negara Skandinavia dengan menggunakan bus sendiri bertuliskan "Finlandia menuju Yesus".

Israel penjarakan penyebar ribuan hoaks di pusat kegiatan Yahudi

Michael Ron David Kadar (kanan) ditangkap di kota Ashkelon, Israel pada bulan Maret 2017.

Pengadilan Israel menjatuhkan hukuman penjara 10 tahun kepada Michael Ron David Kadar, yang menyebarkan hoaks, termasuk ancaman bom di berbagai tempat kegiatan Yahudi.
Michael Ron David Kadar, 20 tahun, yang berasal dari Israel bagian selatan, dinyatakan bersalah pada bulan Juni karena membuat lebih dari 2.000 hoaks.
Dia mengancam akan membom atau menyerang sekolah, pusat kegiatan masyarakat, pos polisi, bandara dan maskapai penerbangan Yahudi.
Tindakannya ini dikhawatirkan akan menimbulkan ketakutan di antara para pemimpin Yahudi terkait dengan sikap anti-Semitisme.
Pada bulan Februari 2017, beberapa sekolah Yahudi Inggris dan Museum Yahudi di London diungsikan karena ada ancaman bom yang dikaitkan dengan Kadar.
Dalam kejadian lain, penumpang penerbangan Bristish Airways dari London ke New York dievakuasi dan diperiksa setelah mendarat, dan jet tempur Prancis dan Swiss dalam keadaan waspada siap menghambat penerbangan Israel, El Al.
Ancaman bom juga dilancarkan kepada sejumlah pusat kegiatan masyarakat Yahudi di beberapa tempat di Amerika Serikat, kedutaan Israel dan satu organisasi, Anti-Defamation League di Washington DC.
Kadar ditangkap di kota Ashkelon, Israel pada bulan Maret 2017 setelah dilakukan penyelidikan bersama pemerintah Israel dan AS, termasuk FBI.
Di pengadilan disebutkan bahwa dia menggunakan internet untuk membuat telepon hoaks ke AS, Inggris, Kanada, Selandia Baru dan Australia - sering kali dengan mengubah suaranya menjadi perempuan dan menggunakan perangkat lunak canggih untuk menyembunyikan jejaknya.ya saat masih di bawah umur 18 tahun.
Orang tua Kadar mengatakan anaknya menderita tumor otak yang menyebabkan autisme dan masalah kejiwaan lain, sehingga dia seharusnya diperlakukan sebagai seseorang yang tidak bisa mempertanggungjawabkan tindakannya di depan hukum.
Tetapi hakim mengatakan dia "memiliki IQ yang tinggi dan sangat memahami tindakannya", meskipun mereka juga menyadari Kadar adalah penderita autisme.
Keputusan pengadilan negeri untuk anak-anak di Tel Aviv ini menyatakan Kadar sebenarnya dapat dikenakan hukuman yang lebih berat, jika keadaan kesehatannya tidak diperhitungkan.
Kadar tidak disebutkan namanya di pengadilan Israel karena dia diadili sebagai warga di bawah umur, tetapi dirinya disebutkan identitasnya dalam dokumen dakwaan AS.

Konsulat Cina di Pakistan diserang, dua polisi tewas

karachi

Sebanyak dua polisi tewas dan seorang petugas keamanan luka-luka dalam serangan bersenjata terhadap Konsulat Cina di Kota Karachi, Pakistan, Jumat (23/11).
Sejumlah laporan menyebutkan empat pria bersenjata mencoba menerobos masuk konsulat namun dihentikan oleh para petugas keamanan di pos pemeriksaan.
Suara tembakan terdengar pukul 09.30 waktu setempat di luar gedung konsulat, menurut kepolisian.
Adapun beberapa saksi mata dilaporkan menyaksikan ledakan dan beberapa stasiun televisi lokal menayangkan gambar kepulan asap.
Dalam baku tembak, tiga penyerang tewas dibunuh polisi. Sedangkan semua staf konsulat aman berada di dalam gedung.
Sesaat setelah kejadian itu, anggota polisi dikerahkan ke lokasi dan daerah sekitar gedung konsulat ditutup untuk umum.
Kelompok separatis Tentara Pembebasan Balochistan mengklaim melakukan serangan tersebut.

Investasi ke Balochistan

Cina, melalui Koridor Ekonomi Cina Pakistan (CPEC), mengalirkan dana investasi dalam jumlah besar ke berbagai proyek infrastruktur di Balochistan.
Karena Cina adalah sekutu dekat Pakistan dan telah menggelontorkan miliaran dollar ke negara tersebut, insiden penyerangan itu akan menjadi keprihatinan pemerintah Pakistan, sebut wartawan BBC di Islamabad, Secunder Kermani.
Balochistan sendiri adalah wilayah yang relatif sedikit dihuni dengan aneka kekayaan alam, seperti gas, batubara, tembaga, dan emas.
Kendati demikian, Balochistan merupakan salah satu wilayah termiskin di Pakistan sehingga kaum separatis Baloch menuding pemerintah pusat melakukan eksploitasi dan menutup apa yang menjadi hak warga provinsi itu.

Trump minta Mahkamah Agung larang transgender jadi tentara AS

Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, mendesak Mahkamah Agung mengkaji putusan badan peradilan tingkat lokal soal hak warga transgender menjadi bagian angkatan bersenjata AS.
Bersamaan dengan permintaan itu, Trump menolak menunggu badan peradilan di negara bagian yang tengah menyorot isu transgender ini.
"Ketiadaan intervensi yang cepat dari Mahkamah Agung tak memungkinkan pihak militer menerapkan kebijakan baru dalam waktu dekat," demikian permohonan tertulis yang diajukan Trump, Jumat (23/11) waktu setempat.
Maret lalu Trump mendukung rencana Menteri Pertahanan Jim Mattis melarang transgender bergabung dalam angkatan bersenjata AS.
Wacana itu ditujukan bagi warga AS yang pernah mengalami gender dysphoria.
Asosiasi Psikiatri AS (APA) mendefinisikan kondisi itu sebagai pertentangan psikologi akibat ketidaksesuaian seksual biologis dan identitas gender.
Menurut APA, tidak semua transgender mengalami gender dysphoria.Rencana yang dimunculkan Mattis mengganti larangan tegas bagi transgender terlibat dalam angkatan bersenjata AS.
Kebijakan yang diklaim atas dasar pertimbangan ongkos kesehatan tentara itu diumumkan Trump tahun 2017 melalui akun Twitter miliknya.
Sekitar empat ribu hingga 10 ribu warga AS yang kini aktif sebagai tentara maupun komponen cadangan militer diyakini merupakan transgender.
Kebijakan pemerintahan Barack Obama sebelumnya mempersilakan mereka terlibat dalam ketentaraan AS.
Namun, pemerintahan Trump membalik ketentuan. Kini para pengidap gender dysphoria tak boleh bergabung ke angkatan bersenjata, 'kecuali dalam situasi terbatas tertentu'.
Para pengidap gender dysphoria hanya boleh melanjutkan kegiatan di kemiliteran jika diagnosa psikologis mereka muncul setelah penerapan kebijakan Barack Obama.Dalam dokumen yang diajukan ke Mahkamah Agung, Departemen Kehakiman menyebut Jim Mattis dan pimpinan militer yakin kebijakan Obama beresiko pada efektivitas serta efek gentar angkatan bersenjata AS.
Pengadilan di negara bagian Washington, California, dan Washington DC menolak mencabut larangan mereka terhadap penerapan pembatasan hak transgender di kemiliteran itu.
Para hakim di negara bagian itu menganggap kebijakan Trump berpotensi melanggar jaminan kesetaraan hak setiap warga AS yang dijamin konstitusi.
Sementara itu, seperti dilansir Reuters, Jennifer Levi, pimpinan GLBTQ, sebuah lembaga perlindungan LGBT, menyebut "Ini adalah upaya lain dari pemerintahan Trump untuk menerapkan kebijakan diskriminatif."

Denmark Tunda Ekspor Senjata ke Arab Saudi Karena Kasus Khashoggi

Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman saat menghadiri konferensi investasi di Riyadh, Arab Saudi, 23 Oktober 2018.

Denmark telah memutuskan untuk menunda persetujuan ekspor peralatan senjata dan peralatan militer ke Arab Saudi karena kasus pembunuhan jurnalis Khashoggi dan situasi di Yaman, kata Menteri Luar Negeri Denmark, Kamis (22/11), Reuters melaporkan.
Arab Saudi adalah salah satu importir senjata terbesar di dunia. Kerajaan itu juga memimpin pasukan koalisi yang ikut berperang dalam perang saudara di Yaman, yang sudah menewaskan puluhan ribu orang dan menyebabkan bencana kemanusiaan yang luar biasa.
“Dengan memburuknya situasi di Yaman yang sudah sangat buruk dan pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi, kami sekarang berada di situasi baru,” kata Menteri Luar Negeri Denmark Anders Samuelsen dalam pernyataannya seperti dilaporkan Reuters.
Keputusan ini diambil setelah diskusi dengan menteri luar negeri lainnya di Uni Eropa, kata Samuelsen menambahkan.
Penundaan juga termasuk penggunaan teknologi ganda, yang merujuk pada bahan-bahan yang memungkinkan untuk keperluan militer.
Denmark memberikan sepuluh persetujuan ekspor senjata tahun lalu, menurut Kementerian Luar Negeri Denmark. Persetujuan ekspor yang sudah dikeluarkan tidak akan ditunda.

'Sebarkan ajaran Kristen', warga Amerika 'dibunuh suku terasing' di Samudera Hindia

A picture of an Andaman tribesman

Seorang warga Amerika Serikat dibunuh oleh suku terasing yang terancam punah di Kepulauan Andaman dan Nikobar, Samudera Hindia, yang masuk wilayah perairan India.
Para nelayan yang membawa pria itu ke Pulau Sentinel Utara mengatakan sekelompok anggota suku itu memanahnya hingga tewas dan meninggalkan tubuhnya di pantai.
Pria tersebut bernama John Allen Chau, 27 tahun, dari Alabama, AS.
Melakukan kontak dengan suku-suku di Andaman yang terancam punah dan hidup terisolasi dari dunia merupakan tindakan ilegal karena berisiko menulari mereka dengan penyakit dari luar.
Diperkirakan anggota suku terasing yang mendiami Pulau Sentinel Utara, yang benar-benar terputus dari dunia luar, berjumlah antara 50 dan 150 jiwa.
Tujuh orang nelayan yang membawa warga negara AS itu kini ditahan karena dianggap melanggar hukum, kata polisi.
John Chau on a boatHak atas fotoINSTAGRAM/JOHN CHAU
Image captionPada 21 Oktober, @johnachau mengunggah fotonya saat melakukan perjalanan ke kawasan tersebut.
Media lokal di India melaporkan bahwa Chau kemungkinan ingin bertemu suku terasing itu untuk menyebarkan agama Kristen kepada mereka.
Tetapi di media sosial, pemuda itu menampilkan dirinya sebagai seorang pelancong dan petualang sejati.
Kepala Kepolisian Andaman, Dependra Pathak, mengatakan kepada situs berita India, News Minute, bahwa Chau berprofesi sebagai "semacam paramedis".
"Orang mengira dia misionaris karena dia telah menyebutkan pandangannya soal Tuhan dan dia adalah seorang yang percaya Tuhan melalui media sosial. Namun, dalam artian yang sempit, dia bukanlah misionaris. Dia adalah petualang dan niatnya untuk bertemu suku terasing," ujar Pathak.
Dalam wawancara dengan laman Outbound Collective pada 2014, Chau mengaku terinspirasi oleh penjelajah merangkap misionaris, David Livingston. Chau juga merujuk panutannya, Yesus Kristus.
Melalui Instagram, seorang teman mengatakan Chau "menjadi martir".
Wartawan Subir Bhaumik, yang telah meliput kepulauan itu selama bertahun-tahun, mengatakan kepada BBC India bahwa, menurut kepolisian, Chau telah mengunjungi Pulau Sentinel Utara sekitar empat atau lima kali dengan bantuan nelayan setempat.
"Jumlah mereka sangatlah sedikit, dan bahkan mereka tidak memahami bagaimana cara menggunakan uang. Dan sebenarnya melakukan kontak dengan mereka merupakan tindakan melawan hukum," lanjut Subir.
Pada 2017, pemerintah India juga menegaskan siapapun yang mengambil foto atau membuat video tentang suku Andaman asli akan dihukum penjara hingga tiga tahun.
The Sentinelese stand guard on an island beach in 2005Hak atas fotoCHRISTIAN CARON - CREATIVE COMMONS A-NC-SA
Image captionSekelompok suku terasing di Pulau Sentinel Utara terlihat berjaga-jaga di pinggir pantai pulau itu pada 2005.
Kantor berita AFP mengutip sebuah sumber yang mengatakan bahwa Chau gagal mencapai pulau itu pada 14 November lalu. Namun kemudian dia mencoba lagi dua hari kemudian.
"Dia diserang dengan panah tetapi dia berusaha terus berjalan," ungkap sumber itu.
"Para nelayan melihat sekelompok suku terasing itu mengikat tali di lehernya dan menyeret tubuhnya. Mereka ketakutan dan akhirnya melarikan diri," kata sumber yang dikutip AFP.
Tubuh Chau sempat terlihat pada 20 November. Tetapi menurut Hindustan Times, jenazahnya belum ditemukan.
Side-by-side blurry shots of the tribeHak atas fotoSURVIVAL INTERNATIONAL
Image captionSejumlah gambar yang merujuk pada suku terasing yang nyaris punah di kepulauan Andaman dan Nikobar.
"Ini kasus yang pelik bagi polisi," kata Bhaumik. "Anda bahkan tidak bisa menangkap orang-orang suku di Pulau Sentinel."
Dua nelayan India yang menangkap ikan secara ilegal di Pulau Sentinel Utara juga dibunuh oleh suku tersebut pada 2006
Presentational grey line

Menembaki helikopter dengan panah

Saya pertama kali mendengar tentang orang-orang Sentinel pada 2004 tepat setelah tsunami di Lautan Hindia yang meluluhlantakkan kawasan itu.
Saya mengikuti jumpa pers harian oleh pihak berwenang dan kami diberitahu bahwa anggota suku-suku terasing di pulau itu selamat.
Helikopter angkatan laut diterbangkan melintasi pulau Sentinel Utara untuk memastikan keselamatan mereka.
Ketika mereka turun perlahan untuk melihat lebih dekat, anggota suku itu mulai melepaskan anak panah ke helikopter.
"Jadi, kami tahu mereka aman (dari terjangan tsunami)," kata pilot itu kepada kami.
Presentational grey line
North Sentinel Island, home of the Sentinelese, as seen from above.Hak atas fotoSURVIVAL INTERNATIONAL
Image captionPulau Sentinel Utara yang didiami suku terasing dilihat dari udara.
Organisasi internasional seperti Survival International yang berbasis di London telah berkampanye untuk melindungi suku-suku asli yang tinggal di Andaman.
Suku ini tinggal di pulau seukuran Manhattan, tetapi sebagian besar pengetahuan tentang mereka hanya berdasarkan pengamatan dari kejauhan.

Memahami 'ketakutan' suku terasing

Pimpinan Survival International, Stephen Corry, menyebut insiden itu sebagai "tragedi" yang "tidak boleh dibiarkan terjadi".
"Orang-orang yang mendiami Pulau Sentinel itu telah menunjukkan berulang kali bahwa mereka ingin dibiarkan sendiri, dan keinginan mereka harus dihormati," katanya.
"Kolonialisme Inggris di Kepulauan Andaman memusnahkan suku-suku yang tinggal di sana, memusnahkan ribuan suku bangsa, dan hanya sebagian kecil dari penduduk asli yang sekarang bertahan. Jadi ketakutan suku-suku Sentinel terhadap orang luar sangat bisa dimengerti."
Dua suku Andaman asli yang terancam punah - Jarawa dan Sentinel - adalah kelompok peramu-pemburu, dan kontak dengan dunia luar akan membuat mereka berisiko terkena penyakit.
Dikatakan pula mereka sangat rentan tertular penyakit. Tidak adanya kontak dengan dunia luar cenderung membuat mereka tidak memiliki kekebalan, misalnya, terhadap flu dan campak.
"Bukan tidak mungkin mereka baru saja terinfeksi oleh patogen mematikan karena mereka tidak memiliki kekebalan, sehingga berpotensi seluruh suku itu punah," kata Corry.
Sejumlah organisasi yang peduli terhadap keberadaan suku terasing juga menyuarakan keprihatinan tentang suku Jarawa - salah-satu suku yang sudah melakukan kontak dengan dunia luar.


Hal ini terjadi karena jalan yang memotong wilayah mereka sudah digunakan oleh beberapa wisatawan untuk melakukan perjalanan "safari".