Pantai Tureloto merupakan pantai cantik di Nias Utara. Pantai berpasir putih ini menawarkan pemandangan alam yang banyak menarik perhatian wisatawan. Dahulu pantai ini merupakan pantai dengan hamparan pasir putih saja. Sekarang panorama Pantai Tureloto juga dimeriahkan dengan jajaran karang berwana hitam yang memiliki bentuk cukup unik.
Pantai ini mempunyai pemandangan yang indah dan gugusan karang yang eksotis ini juga diketahui menyimpan sekian biota laut nan indah yang siap jadi teman snorkling Anda. Snorkling memang jadi aktivitas yang biasa dilakukan wisatawan di sini, selain berenang, atau pun berkeliling pulau menggunakan sampan bermotor yang dapat disewa, jadi aktivitas yang tak boleh dilewatkan di pantai yang terletak di kabupaten Nias Utara ini.Selain pemandangan yang apik, dan perairan laut yang tenang, pantai Tureloto juga jadi satu-satunya spot fenomena laut mati yang ada di Indonesia.
Di sini, wisatawan bisa dengan leluasa berenang hingga menjauhi bibir pantai tanpa perlu bantuan pelampung, dikarenakan fenomena laut mati ini memungkinkan Anda untuk terapung tanpa khawatir akan tenggelam. Bisa dikatakan berenang di Pantai Tureloto jauh lebih indah ketimbang laut mati yang ada di Timur Tengah sana. Mengapa? Seperti yang sudah diceritakan di awal, Pantai Tureloto kaya akan biota kehidupan laut yang menghiasi di dalamnya, sehingga Anda bakal merasakan pengalaman mengapung di atas laut, sambil ditemani ikan dan terumbu karang yang cantik. Berbeda dengan laut mati yang di dalamnya sama sekali tak ada kehidupan.
ntuk masuk ke kawasan Pantai Turuleto tidak dipungut biaya sama sekali, hanya saja untuk menggunakan fasilitas toilet umum, pengunjung dikenakan biaya kebersihan yang sangat murah. Selain itu, fasilitas di pantai ini juga cukup lengkap menemani aktivitas kamu di sana seharian. Fasilitas seperti tempat makan yang menjajakan makanan berjenis seafood juga mudah ditemui di sini. Sehingga kamu bisa menikmati Pantai Tureloto dengan lebih nyaman dan nikmat.
Sebagai informasi, Biasanya Pantai Tureloto ramai dikunjungi pada bulan Februari hingga September, kala itu air laut tenang dan pancaran matahari tidak begitu terik namun bersinar dengan indahnya.

No comments:
Post a Comment